Ini Dia 3 Tips Ampuh Dalam Mendidik Si Mungil Agar Ia Menjadi Mandiri dan Tidak Manja

Ini, 5 Manfaat Camping Anak Mama

Pada dasarnya, setiap yang namanya anak itu pasti memiliki sifat manja yang ditujukan kepada kedua orang tuanya. Akan tetapi, sifat manja yang terlalu berlebihan itu bukanlah sesuatu hal yang bagus lho. Pasalnya, si mungil yang terlalu manja itu selalu memiliki ketergantungan yang tidak bisa lepas dari peran kedua orang tuanya. Mengingat akan hal tersebut, maka sudah seharusnya bagi kita sebagai orang tua untuk mendidiknya agar ia menjadi lebih mandiri dan tidak manja. Lantas, apa yang harus kita lakukan agar si mungil menjadi anak yang mandiri dan tidak manja? Seperti yang di lansir dari salah satu situs parenting terpopuler yang bernama popmama.com, setidaknya ada 3 tips ampuh dalam mendidik si mungil agar menjadi anak yang mandiri dan tidak manja :

  1. Harus Ada Ketegasan

Perlu anda ketahui, bahwa ketegasan itu tidak sama dengan kekerasan. Namun sayangnya, ternyata masih saja ada sebagian dari para orang tua yang menganggap bahwa kekerasan itu merupakan bentuk dari ketegasan. Padahal, antara ketegasan dengan kekerasan itu sangatlah berbeda jauh lho. Ya, dengan adanya ketegasan, maka si mungil pun akan tumbuh menjadi anak yang tidak manja serta menjadi anak yang patuh pada peraturan. Selain itu, ketegasan ini juga akan mendidiknya agar ia menjadi anak yang lebih mandiri lagi.

  1. Tanamkan Rasa Tanggung Jawab Kepadanya

Tips ampuh kedua dalam mendidik si mungil agar lebih mandiri dan tidak manja, yakni dengan menanamkan rasa tanggung jawab kepadanya. Kita ambil saja salah satu contohnya, seperti menyuruh si mungil untuk membereskan kembali mainannya setelah selesai dimainkan. Dengan begitu, maka si mungil pun akan paham dengan rasa tanggung jawabnya pada mainan-mainannya tersebut. Lambat laun, ia juga akan tumbuh menjadi anak yang disiplin, mandiri, dan tidak manja.

  1. Ajak si Mungil Untuk Beraktifitas

Seperti yang kita ketahui, bahwa seorang anak itu selalu mengikuti apa yang dilakukan oleh orang tuanya. Maka dari itu, kita harus mengajaknya pada aktifitas-aktifitas positif seperti beres-beres rumah, membuang sampah pada tempatnya, membersihkan tempat tidur, dan sebagainya.

Itulah 3 tips ampuh dalam mendidik si mungil agar lebih mandiri dan tidak manja lagi.

Ini Nih 10 Manfaat Olahraga Bagi Sang Anak

Dummy

Ternyata olahraga tidak hanya bermanfaat untuk orang dewasa saja lho, karena kegiatan inii juga mempunyai banyak manfaat bagi anak. Bukan hanya untuk kesehatan saja, olahraga juga berguna bagi kehidupan social anak nanntinya. Makanya kita sebagai orang tua sebaiknya membiasakan kegiatan olahraga untuk anak. Bisar ia sehat sepanjang waktu dan menjadi kebiasaan baik untuk anak hingga dewasa nanti. Penasaran apa saja manfaat olahraga untuk anak? Ini nih 10 mamfaat olahraga bagi sang anak.

  1. Untuk kesehatan dan kebugaran

Manfaat pertama adalah untuk kesehatan dan kebugaran. Oleh karena itu olahragalah secara teratur untuk meningktkan kebugaran dan juga mengurangi obesitas guy.

  1. Meningkatkan kemampuan akademis

Menurut penelitian, anak yang berolahraga tampil lebih baik di sekolah daripada mreka yang tidak. Nah partisipasi dalam olahraga dapat mengajarkan anak untuk focus pada tugas dan mengelola waaktu mereka secara efektif.

  1. Mendorong sportifitas

Anak-anak yang gemar berpartisipasi dalam olahraga bisa mengasah ketrampilan sportivitas merek dengan baik. Seperti contoh berjabat tangan dengan kompetisi, tidak peduli apa hasil dari suatu pertandingan, tapi setidaknya anak akan mampu menerima kekalahan dan melakukan yang terbaik untuk dirinya.

  1. Mudah bersosialisasi

Ternyata olahraga bisa menjadi cara untuk membangun jaringan social instan untuk anak guys. Kerjasama sebagai satu tim atau bertemu nval lainyya akan membuat jaringan pertemanan semakin luas

  1. Membangun harga diri

Biasanya anak-anak akan mengembangkan bakat dirinya melalui prestasi. Oleh karena itu kesempatan anakk untuk belajar, mencapai sesuatu dan merasa nyaman terhadap diri sendiri. So sebagai orang tua kita hanya perlu memberikan dukungan dan mendorong perbaikan kinerja mereka.

  1. Mengajarkan kerja sama

Anak akan mengenal segala pelajaran social yang sangat berharga melalui olahraga. Dan menjadi bagian dari kelompok dan belajar untuk melakukan yang terbaik bagi tim ada;h sa;ah satu manfaat yang paling berharga dari olahraga bagi anak ini.

  1. Bekerja berdasarkan tujuan

Tujuan olahraga bagi anak adalah membawa pulang paiala dan memenangkan turnamen. Selain itu olahraga memberikan pengalaman berharga dalam memcahkan tujuan jangka pendek maupun panjang. Jangan lupa ajari sang anak untuk menghargai proses dan kerja keras sebelum mendapatkan sesuatu.

  1. Pembinaan ketekunan

Manfaat olahrag selanjutnya adalah mengajarkan anak untuk tidak mudah menyerah meskipun cidera, kecewa, atapun kalah. Karena mereka juga belajar mengatasi masalah dengan tenang dan bekerja lebih giat lagi.

  1. Mencegah masalah

Olahraga ternyata juga dapat mengatasi kenakalan remaja seperti kekerasan, pengrusakan, penggunaan narkoba dll. Rutinnya jadwal olahrag membuat anak tidak sempat membuat masalah kriminalitas semacam itu guys.

  1. Menyenangkan

Manfaat olahraga terakhir adalah menyenangkan. Seperti ketika kerjasama tim, bersorak mendukung teman, ataupun berpelukan ketika berhasil melakukan sesuatu. Ya meskipun terlihat sederhana tapi sangat menyenangkan bagi anak guys.

Yups itulah 10 manfaat olahraga bagi sang anak. Ternyata olah raga sangat penting bukan? Setelah olahraga anak pasti kotor, tapi jangan marahi anak karena kotor. Itu sudah biasa dan wajar saja. Bahkan terkadang lewat aktivitas kotornya itu anak menemukan hal-hal hebat. Nah, sebaiknya kita sebagai orang tua yang bijak, menyiapkan saja produk personal care setelah anak-anak bermain. Pilihlah perawatan tubuh anak DOREMI THOMAS & FRIENDS yang mengandung pro vit b5 dan extract aloevera dan akan membuat rambut Si Kecil tebal serta lembut.