Cara Membuat Coto Makassar yang Simple dan Enak

Coto Makassar #JelajahTengah

Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa coto merupakan salah satu jenis kuliner khas Sulawesi Selatan yang paling populer. Disamping rasanya yang lezat dan gurih, ternyata cara membuat coto juga terbilang cukup mudah lho.

Pada umumnya, coto Makassar ini akan disantap dengan buras atau lontong. Bukan hanya itu, kuah coto Makassar pun memiliki tekstur yang kental sehingga dapat menggoyangkan lidah kita saat menyantapnya.

Bahkan yang lebih menariknya lagi, kuahnya itu berasal dari air cucian beras dan kacang tanah yang ditumbuk halus sehingga teksturnya menjadi lebih kental.

Adapun mengenai isian coto Makassar yang terdiri dari potongan daging sapi dan jeroan seperti paru, babat, usus, dan limpa. Bukan hanya itu saja, terdapat pula bagian pelengkapnya yang berupa sambal dengan perasan air jeruk.

Nah, secara kebetulan pada kesempatan kali ini akan memberikan resep dan cara membuat coto Makassar. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini.

Bahan Utama :

  • 450 gram daging sapi has dalam (potong kotak)
  • 2 batang serei
  • 1 cm lengkuas
  • 1 cm jahe
  • 2 lembar daun salam
  • 150 gram kacang tanah (goreng dan haluskan)
  • 2 liter air
  • 1 sdm penyedap rasa
  • 2 sdm kecap manis
  • 3 sdm minyak

Bahan Bumbu Halus :

  • 8 buah cabai merah keriting (sesuai selera)
  • 100 gram tauco
  • 7 siung bawang putih
  • 5 butir kemiri (sangrai)
  • 1 sdm ketumbar (sangrai)
  • 1 sdm gula merah

Bahan Pelengkap :

  • 5 buah lontong
  • Bawang merah goreng secukupnya
  • Seledri secukupnya (iris tipis)
  • Daun bawang secukupnya (iris tipis)

Cara Membuat :

  • Pertama-tama panaskan minyak goreng dengan api sedang, lalu tumis bumbu halus, serai, lengkuas, jahe, dan dain salam sampai wangi. Setelah itu masukkan daging sapi, dan aduk sampai warnanya berubah.
  • Jika sudah demikian, tuangkan air, penyedap rasa dan masaklah sampai kuahnya mendidih.
  • Selanjutnya masukkan kecap manis dan kacang tanah goreng, aduk hingga merata, dan tirisikan.
  • Agar rasanya lebih mantap, sajikan coto Makassar tersebut dengan lontong lalu taburi bawang goreng, seledri, dan daun bawang.

Tips Membuat Kuah Coto Makassar Menjadi Kental

  1. Jika kamu lebih suka dengan kuah coto Makassar yang bertekstur kental, maka kamu bisa menambahkan takaran kacang tanah yang telah disangrai terlebih dulu.
  2. Adapun buras atau lontong khas Makassar yang dibungkus seperti kue pisang dan diikat pada tiap 2 buah, kemudian dimasak hingga matang. Apabila tidak ada lontong, kamu pun bisa menyajikannya dengan ketupat.
  3. Tak hanya sambal cabe, coto Makassar pun bisa kamu sajikan dengan sambal tauco.

Sejarah Coto Makassar

Menurut informasi yang didapat, coto Makassar hadir untuk pertama kalinya ketika Islam mulai masuk ke Sulawesi Selatan pada tahun 1500 silam lalu. Kehadiran Coto Makassar yang pertama berada di antara perbatasan Kabupaten Takalar dan Gowa.

Lebih tepatnya lagi saat di zaman kerajaan Bajeng. Dalam kerajaan Bajeng, terdapat seorang juru masak yang kerap dipanggil Toak. Ia pun sangat suka bereksperimen dengan berbagai jenis masakan. Pada saat itu daging sapi masih langka, sehingga daging yang digunakan untuk membuat coto Makassar adalah daging kerbau.

Coto Makassar menjadi hidangan para bangsawan dan kerajaan, sehingga masyarakat kelas menengah kebawah tidak pernah merasakan kenikmatan hidangan khas Sulawesi Selatan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *