Kelebihan Yamaha Aerox 155VVA Dibandingkan Honda ADV150

Harga Yamaha Aerox 155 VVA baru dan bekas Mei 2021 | Priceprice Indonesia

Kehadiran Honda ADV150 tentunya mengganggu eksistensi Yamaha Aerox 155 VVA. Meski begitu para pemilik Areox 155 VVA boleh bangga telah memiliki motor buatan Yamaha Indonesia ini. Pasalnya sektor mesin pada motor matic Yamaha ini sedikit lebih besar dibandingkan Honda ADV150. Tidak hanya itu, masih banyak nilai jual lainnya dari skutik berwajah agresif ini. Apa sajakah itu?

Berikut dibawah ini beberapa kelebihan yang ditawarkan Yamaha Aerox 155VVA dibandingkan Honda ADV150 seperti yang dilansir oleh media online, diantaranya yaitu :

  • Desain Sporty

Memang untuk masalah desain ini cenderung subjektif, apalagi khalayak pastinya dibuat takjub dengan desain ala adventure ADV150. Tapi penggemar tampilan sporty, layak memilih Aerox 155 VVA. Skutik Yamaha ini memiliki desain jok bertingkat dan riding position yang tegak. Sangat sesuai diperuntukkan sebagai tunggangan harian. Jika melihat dimensinya, Aerox lebih ringkas dibandingkan ADV150. Ukuran dimensi Aerox (P x L x T : 1.990 x 700 x 1.125 mm), sedangkan ADV150 (P x L x T : 1.950 x 763 x 1.153 mm). 

  • Handling Gesit

Berdasarkan data diatas, sudah jelas bahwa Aerox 155 lebih gesit meliuk di kemacetan. Tidak hanya karena tubuhnya yang lebih kecil saja, namun juga lantaran handling-nya yang lebih mudah karena didukung posisi stang sedikit menekuk. Kemudahan mengendalikan Aerox 155 juga didukung oleh dua hal, yaitu ketinggian jok 790 mm dan ground clearance 142 mm. Artinya, lebih bersahabat buat pengendara, terutama untuk pemilik tinggi badan dibawah 170 cm. Sedangkan Honda ADV150 dipasangi stang fatbar. Kemudian tinggi joknya 795 mm dan jarak terendah ke aspal, jauh lebih tinggi yaitu 165 mm. 

  • Performa

Masalah dapur pacu, Aerox 155 lebih unggul dengan kubikasi mesin 155.1 cc yang terpaut sedikit dari Honda ADV150 yang memiliki kubikasi mesin 149,3 cc. Memang efek mengail tenaganya tidak signifikan. Tenaga dan torsi Aerox 155 : 14,75 hp di 8.000 rpm dan 13,8 Nm pada 6.250 rpm. Sedangkan Honda ADV150 : 14.3 hp di 8.500 rpm dan 13,8 Nm di 6.500 rpm. 

Namun, Aerox 155 lebih unggul dari segi bobot yang lebih enteng, sehingga jelas mempengaruhi akselerasinya. Ditambah pengaplikasian teknologi VVA (Variable Valve Actuation) yang membuat lebih meratanya distribusi tenaga dan torsi. Belum lagi adanya penyematan teknologi piston tempa (forged) dan diacil cylinder yang menjanjikan usia perangkat mesin Bluecore Aerox 155 lebih awet. 

  • Fitur

Boleh jadi fitur yang dimiliki Honda ADV150 lebih lengkap. Namun meski begitu, Aerox 155 telah lebih dulu menerapkannya. Misalnya saja ada lampu LED, power outlet, smart key system, stop & start system, hingga panel meter digital. Namun ada 2 fitur yang membuat Aerox 155 lebih unggul. 

Pertama, fitur smart lock. Ini tuas pengunci rem dibagian kiri yang berfungsi saat pengguna Aerox 155 berhenti di tanjakan. Kedua, fitur rem ABS (anti-lock braking system) yang diterapkan dikedua roda (depan dan belakang). Honda ADV150 tidak punya perihal pengunci rem tadi. Begitu juga dengan ABS milik Honda ADV150 yang hanya punya satu channel (roda depan). 

Dan untuk masalah harga, sudah jelas kalau Yamaha Aerox 155 lebih diuntungkan. Harga termahal Yamaha Aerox 155 adalah Rp. 27 jutaan, sedangkan harga termahal Honda ADV150 lebih dari Rp. 36 jutaan. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *