5 Jenis Termometer Dan Cara Benar Menggunakannya

main image

Termometer adalah salah satu alat kesehatan yang wajib ada di setiap rumah. Namun, tahukah kamu kalau cara menggunakan termometer ternyata berbeda beda sesuai dengan jenisnya. Ketika ketahanan tubuh menurun, gejala umum yang terjadi adalah demam. Bahkan pada beberapa kasus bisa jadi suhu tubuh justru menurun drastis.

Ketika hal itu terjadi, Anda harus mengetahui dengan pasti suhu tubuhnya untuk memutuskan apakah diperlukan penangan lebih lanjut atau tidak. Hal itulah yang membuat termometer menjadi benda yang sangat penting untuk ada di rumah.

Termometer sendiri banyak jenisnya, yang tentu saja berbeda cara menggunakannya. Berikut dibawah ini penjelasan lengkap tentang jenis jenis termometer dan cara menggunakannya yang berbeda sesuai dengan jenisnya :

  1. Termometer Air Raksa

Jenis termometer air raksa ini mungkin yang paling sering Anda lihat. Termometer berbentuk tabung kaca ini berisi logam cair berwarna perak atau zat merkuri. Untuk menggunakannya, Anda hanya perlu memasukkan ujung termometer yang kecil tepat dibawah lidah. Kemudian, tahan sekitar 3 hingga 5 menit hingga air raksa berhenti bergerak. Suhu tubuhmu akan ditunjukkan oleh ujung air raksa. Termometer ini bisa memberikan hasil yang akurat dan dijual dengan harga murah.

  1. Termometer Digital

Termometer digital memanfaatkan sensor panas elektronik untuk mengukur suhu tubuh. Namun tenang saja, karena alat ukur ini juga bisa memberikan hasil yang cepat dan akurat. Untuk menggunakannya, ada tiga cara yang bisa dilakukan sebenarnya yaitu :

  • Penggunaan Di Ketiak

Untuk penggunaan di ketiak, Anda hanya perlu meletakkan ujung sensor menyentuh kulit ketiak Anda lalu jepit. Tunggu sekitar lima menit hingga terdengar bunyi “biip” yang menandakan pengukuran telah selesai.

  • Penggunaan Di Mulut

Untuk penggunaan di mulut, Anda harus membersihkan terlebih dahulu ujung sensornya. Kemudian, letakkan dibawah lidah lalu tutup bibir selama kurang lebih satu menit. Hasil pengukuran pun akan muncul di layar yang tersedia.

  • Penggunaan Di Anus

Terakhir penggunaan di anus ini biasanya digunakan pada anak berusia dibawah tiga tahun. Namun, sebelum memasukkan ujung sensor ke anus anak, pastikan Anda sudah mengoleskan pelumas terlebih dahulu ke permukaannya. Kemudian masukkan secara perlahan, tidak perlu terlalu dalam, lalu tunggu hingga sekitar tiga menit.

  1. Termometer Digital Khusus Telinga

Jenis termometer ini khusus digunakan untuk mengukur suhu dalam telinga. Pengukuran suhu tubuh dilakukan dengan sinar inframerah yang akan membaca panas tubuh. Anda hanya perlu menghadapkan sensor tepat di permukaan telinga, maka setelah kurang lebih satu menit, sensor akan memunculkan suhu.

  1. Termometer Digital Berbentuk Dot

Termometer berbentuk mirip dot atau empeng ini khusus digunakan untuk mengukur suhu bayi. Jenis termometer ini mudah digunakan berkat bentuknya yang mirip dengan dot atau empeng. Anda hanya perlu memasukkan ujung termometer ke mulut bayi, lalu biarkan si kecil menghisapnya selama 3 hingga 5 menit. Jika pengukuran sudah selesai, termometer ini akan berbunyi lalu memunculkan hasilnya di layar.

  1. Termometer Digital Dahi

Jenis termometer ini sering juga disebut sebagai termometer tembak. Hal itu dikarenakan untuk menggunakannya Anda hanya perlu menghadapkan sensor kearah dahi. Kemudian, sinar inframerah pada sensor akan langsung membaca suhu panas yang dikeluarkan tubuh. Meski penggunaan termometer ini mudah dan cepat, namun tidak seakurat termometer digital biasa.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *