Cara Memutihkan Gigi Yang Benar

12 Cara Memutihkan Gigi dengan Mudah dan Alami, Tanpa Perlu Bleaching

Pemutihan gigi adalah solusi populer untuk memerangi perubahan warna gigi yang disebabkan oleh minum kopi, makan makanan tertentu, merokok dan proses penuaan alami. Bahkan, menurut survei tahun 2015 oleh American Academy of Cosmetic Dentistry (AACD), pemutihan gigi menempati peringkat di antara permintaan tertinggi dan prosedur kedokteran gigi kosmetik paling popular. Sementara pemutihan gigi bisa aman dan efektif, menggunakan metode yang salah juga dapat menyebabkan kerusakan permanen pada gigi Anda. Contoh kerusakan yang dapat Anda temui saat memutihkan gigi menggunakan produk tertentu atau dengan cara yang tidak benar termasuk:

  1. Sensitivitas gigi
  2. Menggosok gigi
  3. Iritasi gusi
  4. Gigi tampak lebih pudar daripada sebelum memutihkan
  5. Peningkatan risiko patah gigi
  6. Gigi menyerap lebih banyak noda daripada sebelum pewarnaan gigi
  7. Kehilangan enamel pelindung

Misalnya, jika Anda kehilangan enamel, gigi Anda akan menjadi sensitif dan warnanya lebih gelap. Untuk menghindari risiko ini, sebaiknya pilih opsi pemutihan gigi yang aman di rumah atau pemutihan gigi profesional dari dokter gigi Anda. Inilah yang harus Anda ketahui tentang cara memutihkan gigi di rumah dengan aman, serta kapan saatnya mengunjungi dokter gigi untuk prosedur pemutihan gigi profesional.

Cara memutihkan gigi dengan cara yang tepat

Semua orang ingin menikmati gigi putih yang indah, tetapi penting untuk menghindari metode yang dapat merusak email gigi Anda. Ada banyak pengobatan rumahan untuk memutihkan gigi, dan beberapa di antaranya lebih aman dan lebih efektif daripada yang lain. Jika Anda ingin tahu cara memutihkan gigi tanpa merusaknya, pertimbangkan opsi berikut:

  • Baking Soda: Sementara beberapa orang berpendapat baking soda terlalu abrasif untuk digunakan pada gigi Anda, peneliti gigi telah menemukan itu memiliki peringkat tujuh  pada skala Relative Dentin Abrasivity (RDA) dari 0 hingga 269. Level RDA memberi tahu Anda seberapa sulit (atau abrasif) suatu zat ada di gigi Anda. Selama Anda menyikat dengan lembut, baking soda dapat membantu menghilangkan noda dari permukaan gigi Anda.
  • Strip Pemutih: Produk pemutih gigi rumah ini membentuk bentuk gigi Anda untuk memutihkan gigi alami. Pada bulan Juni 2017, American Dental Association (ADA) memberikan pemutih gigi Crest 3D White Whitestrips Glamorous White sebagai tanda persetujuannya  dalam menunjukkan keamanan dan kemanjuran dalam kemanjuran gigi pemutih alami. Ini adalah produk pertama dalam kategori ini yang menerima meterai persetujuan ADA.
  • Pasta Gigi Pemutih: Karena mengandung konsentrasi rendah karbamid peroksida atau hidrogen peroksida, pasta gigi pemutih dapat meringankan warna gigi, tetapi biasanya hanya sekitar satu atau dua warna . Dalam upaya mereka untuk mengurangi noda yang keras, pasta gigi pemutih bisa bersifat abrasif, yang mengakibatkan erosi enamel dan paparan dentin dari waktu ke waktu. Pasta gigi pemutih biasanya tidak mengandung pemutih.
  • Rinses Pemutih: Seperti pasta gigi pemutih, bilasan pemutihan mulut dapat meningkatkan warna gigi hingga satu atau dua warna . Mereka mengandung sumber oksigen, seperti hidrogen peroksida, untuk meringankan gigi. Diperlukan waktu hingga tiga bulan untuk hanya melihat peningkatan satu atau dua warna dan melibatkan berkumur dua kali sehari selama 60 detik setiap kali.

Metode Pemutihan Gigi Alami yang Harus Dihindari

Ingat, hanya karena itu alami, bukan berarti tidak berbahaya. Banyak metode pemutihan DIY menyebabkan kerusakan permanen pada email gigi Anda. Pastikan untuk menjauh dari solusi berikut:

Lemon dan Baking Soda: Beberapa pembersih rumah tangga terdiri dari kombinasi ini, tetapi Anda pasti tidak harus menerapkannya pada gigi Anda. Sebuah penelitian tahun 2008 menemukan jus lemon adalah yang paling korosif terhadap enamel gigi jika dibandingkan dengan jus jeruk dan jus jeruk. Jus lemon memiliki pH hanya 2,2 , yang sangat asam.

Inilah Beberapa Kuliner Khas Tokyo Yang Wajib Kamu Coba

Suka Makanan Jepang? Berikut 5 Ikan yang Populer Dijadikan Sushi

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa Tokyo merupakan salah satu kota terbesar sekailgus ibu kotanya Negara Jepang. Tentu saja perekoniman di kota Tokyo sangatlah berkembang pesat. Tak hanya itu saja, kota Tokyo juga memiliki destinasi wisata yang begitu tertata dengan baik. Bahkan, destinasi wisata kuliner di kota Tokyo pun tidak kalah menariknya lho. Nah, bagi kamu yang hendak berlibur ke kota Tokyo, berikut di bawah ini ada beberapa resep masakan khasnya yang wajib dicoba.

  1. Sushi

Kuilner khas Tokyo pertama yang wajib kamu coba, yakni berupa sushi. Ya, mungkin sebagian besar dari kita sudah tidak asing lagi dengan kuliner yang satu ini. Pasalnya, sushi ini memang merupakan salah satu kuliner Jepang yang paling populer di dunia termasuk di Indonesia. Hal itu pun terbukti, dimana sudah tidak terhitung lagi berapa banyak kedai-kedai sushi yang bertebaran di Indonesia.

Akan tetapi, sushi yang ada di Jepang itu memiliki cita rasa yang berbeda dengan sushi yang ada di restoran Indonesia lho. Tak hanya berbeda dari rasanya saja, perbedaan lain sushi asli Jepang juga bisa dilihat dari teknik pembuatan, cara memakan, dan kesegaran ikannya. Menurut informasi yang di dapat, sushi yang paling murah di Tokyo itu dibanderol sekitar 100 Yen atau setara dengan Rp 12 ribuan.

  1. Takoyaki

Pada dasarnya, takoyaki ini merupakan kuliner yang berasal dari daerah Osaka, Jepang. Namun, saat ini ada banyak sekali penjual takoyaki yang bertebaran di kota Tokyo. Jika dilihat dari bentuknya, takoyaki ini mengingatkan kita pada kuliner khas Jawa Barat yakni cilok. Pasalnya, takoyaki memiliki bentuk bulat yang mirip dengan cilok.

Bahan dasar takoyaki itu sendiri terbuat dari tepung terigu dan telur, dimana bagian dalamnya akan di isi oleh irisan tako (daging gurita). Seiring dengan berjalannya waktu, kini isian takoyaki sudah banyak varian, mulai dari ikan, ayam, sapi, dan lain sebagainya. Tak hanya itu, biasanya takoyaki akan disajikan dengan mayoainase dan kuah hitam yang mirip kecap.

  1. Onigiri

Ingin makan kuliner Jepang yang murah tapi enak? Jika iya, maka kamu wajib mencoba onigiri ini. Onigiri adalah sebuah kuliner yang berupa nasi kepal berbalut nori (kertas rumput laut), yang memang banyak ditemui di kawasan Tokyo. Adapun mengenai onigiri dengan varian rasa berbeda, mulai dari ayam, ikan tuna, salmon, dan lain sebagainya. Biasanya, orang-orang Jepang sering menjadikan onigiri ini sebagai sarapan atau untuk makan siang.

  1. Okonomiyaki

Dari segi rasanya, okonomiyaki ini memang sangat  mirip dengan takoyaki. Namun, perbedaannya terdapat pada bahan isian. Pada umumnya, okonomiyaki memiliki bentuk seperti martabak atau telur dadar isi (omelette). Bukan hanya itu, okonomiyaki juga akan diberi berbagai topping seperti ikan kering serut, daun bawang, sayuran, dan bumbu.

  1. Nasi Kare

Makanan khas Tokyo berikutnya yang jangan sampai kamu lewatkan, yakni berupa nasi kare. Sama halnya seperti nasi kari yang ada di Indonesia, diaman nasi kare ini berupa nasi putih yang disajikan dengan kuah kare yang diberi potongan wortel dan kentang. Bukan hanya itu, nasi kare juga akan diberi beragam lauk dan chicken katsu. Nasi kare ini merupakan makanan sehari-hari masyarakat Jepang, sehingga kamu akan mudah menjumpai para pedagangnya di kota Tokyo.

Nah, itulah beberapa kuliner khas Tokyo yang tentu saja wajib kamu coba.

 

Renan da Silva Betah di Indonesia

RENAN DA SILVA

Gelandang bhayangkara FC, yaitu Renan da Silva mengaku betah tinggal di Indonesia. Pemain kelahiran asal Brasil ini yang sudah berkarier di sepakbola nasional Indonesia sejak tahun 2018 awalnya bergabung dengan klub macan kemayoran yaitu Persija Jakarta ini ternyata mencintai negara Indonesia. Renan pun bertekad akan mengakhiri kariernya sebagai pesepak bola di Indonesia. 

Renan pun ingin mengikuti jejak kedua pendahulunya asal Brasil, yaitu Jacksen F.Tiago dan Stefano Cugurra. Kedua pelatih ini memang sudah lama sekali berkarier di Indonesia. Jacksen F.Tiago, sebelum menjadi pelatih Persipura Jayapura, dia juga lama berkarier di Indonesia sebagai pemain, salah satuh klubnya adalah Persebaya Surabaya. Sama dengan Stefano Cugurra, pelatih Bali United ini juga mengakhiri karier sepak bolannya di Indonesia, sebelum memutuskan menjadi pelatih. Bahkan Teco sendiri mendapatkan dua gelar beruntut di Liga 1 2018 dan Liga 1 2019. 

Semusim berselang, Renan da Silva hijrah ke Borneo FC dan bertahan selama semusim. Di Borneo sendiri dia memang tidak mendapatkan juara. Namun, penggawa asing asal Brasil ini sukses menjadi pemain terbaik di Liga 1 2019. Kini dia sekarang membela Bhayangkara FC dan telah mengemas dua gol dalam tiga pertandingan awal. “Saya berharap dapat membuat lebih banyak sejarah di Indonesia. Ini negara yang sangat saya cintai. Saya harap, saya bisa tinggal disini selama bertahun-tahun” ujar Renan da Silva dalam laman resmi Bhayangkara FC.

Selain di Indonesia, Renan juga telah banyak mengoleksi gelar. Pada tahun 2011, pemain asal Brasil itu juara Cup Washington Rodrigues (A.C Olaria) lalu menjuarai Rumania Cup dengan skor sepakbola yang mencengangkan pada tahun 2013 (Petrolul Ploiesti), juara Divisi 1 Uni Emirat Arab (Dibba Al Fujairah) pada tahun 2015, juara FA Cup Thailand 2016 (Chainat Hornbill) dan juara Cup Extra Championship Carioca 2017 (Nova Iguacu FC).

“Ya ini pencapaian yang membuat saya senang dan tersenyum. Tapi ini bukan keberuntungan, justru ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi saya, ditambah berkat Tuhan kemanapun saya pergi” ujar Renan da Silva.